Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2011

Terbuang dan Kini Bangkit Kembali

20 November 2011. Tepat satu bulan sudah, aku bekerja sebagai auditor di kantor akuntan publik ini. Waktu yang sangat cepat kurasa. Mengapa terasa cepat? Teman-teman sejawatku yang bekerja sebagai auditor di sebuah kantor akuntan publik lain masih belum diperbolehkan menangani proyek langsung padahal sudah enam bulan bekerja. Ada juga yang sudah dua tahun dan masih kerjanya Cuma ‘membantu’ saja. Memang berbeda di tempat kerjaku, sebenarnya bukan hanya berbeda, tetapi juga aneh hehe. Baru sebulan aku bekerja, sudah menangani tiga proyek lapangan langsung bersama seniorku, dan minggu depan akan datang lagi proyek  raksasa dan sangat menantang. Apakah sulit? Aku tidak mau menyebut kata sulit, karena menurut Ali bin Abu Thalib, orang yang tidak takut adalah orang yang tidak mengenal kata sulit. Teringat kembali pada dua proyek audit yang terakhirku. Yang pertama berlokasi di Boyolali, dan satunya lagi yang terakhir berposisi di Klaten. Dua perusahaan yang berbeda kepemilikan (menuru...

Tiga Minggu Menjadi Auditor

15 November 2011 Pukul 04.30, angka jarum yang tertera pada jam dinding yang kulihat pertama kali saat kubangun tidur. Tak banyak ambil pusing, kulangsung mengambil posisi ‘ sit up ’, ambil tekukan perut hingga dua puluh kali dan dilanjut ‘ push up ’ lima belas kali. Itu yang selalu kulakukan begitu bangun pagi. Dari kata temenku sih, katanya pengencangan otot paling efektif adalah saat setelah bangun pagi. Saat itu adalah saat semua otot kita masih lemas, maka pada saat itulah saat yang paling tepat untuk mengencangkan otot kita (yeah tetapi itu juga katanya temen hehe). Hari ini memang berbeda dari hari biasanya. Hari-hari biasanya aku mulai masuk bekerja pada jam setengah delapan. Maka berangkat dari rumah jam tujuh pun tidak masalah. Sudah tiga minggu aku bekerja sebagai auditor. Keseharianku sudah bisa tertebak karena sistematisnya pola hidupku setelah bekerja. Bangun pagi jam setengah lima, olahraga, mandi, sembahyang, beres-beres rumah, sarapan lalu berangkat. Begitu terus da...

Kiamat (Perekonomian) Dunia Di 2012

Masa Depan (Kehancuran) Perekonomian Dunia Beberapa minggu yang lalu, saya berdiskusi dengan beberapa teman saya yang seorang dosen ekonomi, beliau adalah orang yang menekuni ekonomi makro. Dari diskusi tersebut kami temukan isu yang mengatakan resesi ekonomi 2008 belum berakhir, akan ada gelombang berikutnya yang jauh lebih besar, dan kejadian tersebut dikatakan akan terjadi di tahun 2012. Bila anda pernah mendengar isu kiamat di tahun 2012, maka ini kami sebut “Kiamat Perekonomian Dunia.” Sistem keuangan yang sudah bobrok dan tak pernah diwujudkan solusi konkritnya. Uang itu sendirilah masalahnya. Pada jaman dahulu, sistem transaksi kita menggunakan sistem barter, dan alat tukar standarnya adalah emas. Dengan berjalannya waktu, emas tersebut disimpan dalam gudang dan digantikan dengan surat sertifikat kepemilikan emas, dengan alasan jauh lebih praktis ketimbang membawa emas yang berat kemana-mana. Ketika semua orang menyimpan semua emasnya dan menggantinya dengan surat...