Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Menilik Sosok Kepemimpinan Sang Mantan Presiden Mesir

11 Februari 2011, Hosni Mubarok resmi dinyatakan turun dari kursi pemerintahan Mesir. Dalam hal ini, Israel cukup mengkhawatirkan dengan turunnya Hosni Mubarok. Hubungan Israel dan Mesir akan melemah. Israel cukup dekat dengan mantan presiden Mesir itu. Israel berharap perjanjian dengannya tetap berjalan. perjanjian tahun 1979. Perjanjian yang ditanda tangani dua belah pihak. 2 tahun sebelum mubarok menjadi presiden. Perjanjian tentang stabilitas wilayah sekitar. Perjanjian seperti apa namun hal tersebut sangat membuat Israel resah melihat Mubarok turun. Mubarok merupakan sosok pemimpin tiran yang telah membangun hubungan dengan Israel cukup lama. Kedekatan hubungan mereka terlihat saat Mesir memblokade jalur gaza, palestina. Yang jelas memberi untung bagi Israel. Dan rugi bagi palestina. Mubarok memiliki peran penting dalam tindakan agresif Israel memperluas wilayah. Hal inilah yang dipandang kritis oleh warga islam Mesir. Tindakan dari pemimpinnya yang merugikan kaum Islam. Mubarok b...

Libya sebagai Alat Pengacau Ekonomi Dunia

Pada Senin 21 Maret 2011, harga minyak melampaui 103 Dolar per barel . Dari kasus perang Libya ini, seharusnya harga minyak masih bisa dibawah 100 Dolar per barel. Namun sangat disayangkan, kontrol harga ini sudah tidak dipegang oleh sektor riil lagi. Tapi para spekulan-lah yang memegang kendali harga. Dengan adanya perang yang berkepanjangan, dapat mengakibatkan terhentinya pasokan minyak. Permintaan minyak terus terakumulasi, sedangkan pasokan terhenti. Menyebabkan kelangkaan minyak, dan harga terus melambung. Bila Amerika, Perancis dan Negara-negara maju tahu akan hal ini. Mengapa mereka terus melanjutkan perang? Dan sangat disayangkan mengapa PBB ikut merestui perang ini terjadi. Ada suatu permainan politik ekonomi yang terjadi di sini. Bila dilihat dalam kasus Libya ini, jelas masyarakat dunia akan dirugikan dengan naiknya harga minyak. Lantas siapa saja yang diuntungkan? Negara-negara besar itu menyerang Libya, bukan untuk sekedar mendamaikan suasana panas Libya. Minyak, ya itula...

Ekonomi Jepang akan kembali

11 Maret 2011, Jepang. Mengalami sebuah bencana yang hebat. Bencana beruntun yang menewaskan ribuan orang. Dimulai dari gempa berkekuatan 8,9 SR, dilanjut oleh tsunami. Ribuan orang tewas. Tapi bencana yang melanda Jepang tak berhenti di situ saja. Terjadi kebocoran nuklir di Fukushima, akibat dua bencana beruntun yang melanda Jepang. Gempa besar menyebabkan rusaknya PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) tersebut. Sistem pendingin otomatis yang siap melindungi kebocoran langsung diterjang oleh tsunami. Seketika teknologi canggih tersebut rusak. Kebocoran nuklir tak dapat dielakkan. Seperti peristiwa Chernobyl di Ukraina pada tahun 1986, namun belum separah itu. Bila tingkat waspada nuklir di Chernobyl mencapai level 7 dari 8 point. Maka Jepang baru di level 5. Namun hal itu tetap saja mengkhawatirkan. Gempa pada tahun 1995 di Kobe, Jepang, menimbulkan kerugian sebesar 100 miliar dolar, dan termasuk di antara bencana paling mahal dalam sejarah. Dalam bencana kali ini belum dapat dipas...