Langsung ke konten utama

Postingan

SEDIKIT SHARING BODONG MENGENAI AUDIT

Apa sih yang menjadi kunci utama dalam urusan efisiensi dan efektivitas dalam audit? Simpel sekali, Jawabannya adalah sampling. Teknik sampling yang efektif. Seorang auditor dituntut memiliki kemampuan yang mumpuni dalam mengaudit, tertera dalam standar audit, bagian ‘standar umum’ nomor 1 (satu), memiliki kemampuan di bidang akuntansi minimal telah menamatkan sekolah akuntansi. Dan standar audit nomor 3 (masih dalam bagian ‘standar umum’), seorang auditor wajib menggunakan kemampuan auditnya sebaik mungkin. Permasalahan di dunia audit di Indonesia adalah jumlah perusahaan untuk diaudit jauh lebih banyak daripada jumlah KAP nya. Otomatis, setiap KAP di Indonesia akan memiliki klien untuk diaudit tidak mungkin hanya satu dalam satu periode. Kasus lapangannya, masa akhir tahun adalah periode di mana hampir semua perusahaan yang berdiri di Indonesia membutuhkan jasa audit untuk rilis laporan keuangan. Sedangkan jumlah perusahaan jauh lebih banyak dibandingkan jumlah KAP...

THE ISLAMIC VERSION OF TRICKLE DOWN EFFECT’S THEORY

‘Trickle Down Effect’, adalah sebuah sistem perekonomian peninggalan para kapitalis, yang dianut oleh Indonesia sejak jaman Orde baru hingga saat ini. Sistem ini dianggap sebagai sistem perekonomian yang paling ideal untuk memajukan perekonomian suatu bangsa, karena pola ekonominya yang dianggap dapat menyejahterakan bangsa dari level atas hingga paling bawah. ‘Trickle Down Effect’ ini cukup terkenal dan dipakai oleh hampir semua negara maju di seluruh dunia. Untuk mempermudah memahami sistem ‘Trickle Down Effect’ ini, penulis akan jelaskan dengan sebuah cerita. Ada seorang pendaki gunung. Ketika dia sudah mencapai puncaknya, dia melihat ada 3 pendaki yang sedang bergelantungan di tepi tebing dan akan jatuh, hanya seutas tali mengikat 3 orang tersebut. Mereka cukup lelah untuk memanjat. Sang pendaki yang sudah dipuncak berniat menolong mereka bertiga, dengan menolong orang yang paling atas lebih dahulu. Berharap saat orang pertama sudah tertolong, dia akan membantu mengangka...

Coklat Hangat

"Langitnya putih ya, ga keliatan birunya... awan tipisnya menutup semua langit birunya..." Dari kursi mobil samping kursi pengemudi, kulihat keluar jendela, menatap jalanan yang mulai ramai, jam menunjukkan pukul 09.12 WIB. hamparan sawah yang hijau luas, tiang listrik yang kabelnya bergelantungan di sepanjang sisir sawah, kerbau-kerbau yang sedang membajak sawah. Di dalam mobil tidak terasa angin sepoi jalanan, kaca ditutup rapat, dinginnya AC membuat perut terasa ada yang sedang bermain perkusi. Lapar, bukan. Cuma ingin meneguk secangkir coklat hangat. Masih terngiang, hangatnya sapaan selamat pagi di kantor bersama anak-anak 'Bejege Office', galau bersama, berjuang, tertawa, berteriak melolong seperti serigala dan menangis haru bersama. Sedihkah? ya, tapi sedikit. Senang atau bahagia? tidak terlalu. Perasaan ini seperti menghirup udara pagi di puncak gunung sambil menatap matahari terbit. Sedikit rasa sedih dan bahagia, dominan rasa hampa namun ingin me...

Terbuang dan Kini Bangkit Kembali

20 November 2011. Tepat satu bulan sudah, aku bekerja sebagai auditor di kantor akuntan publik ini. Waktu yang sangat cepat kurasa. Mengapa terasa cepat? Teman-teman sejawatku yang bekerja sebagai auditor di sebuah kantor akuntan publik lain masih belum diperbolehkan menangani proyek langsung padahal sudah enam bulan bekerja. Ada juga yang sudah dua tahun dan masih kerjanya Cuma ‘membantu’ saja. Memang berbeda di tempat kerjaku, sebenarnya bukan hanya berbeda, tetapi juga aneh hehe. Baru sebulan aku bekerja, sudah menangani tiga proyek lapangan langsung bersama seniorku, dan minggu depan akan datang lagi proyek  raksasa dan sangat menantang. Apakah sulit? Aku tidak mau menyebut kata sulit, karena menurut Ali bin Abu Thalib, orang yang tidak takut adalah orang yang tidak mengenal kata sulit. Teringat kembali pada dua proyek audit yang terakhirku. Yang pertama berlokasi di Boyolali, dan satunya lagi yang terakhir berposisi di Klaten. Dua perusahaan yang berbeda kepemilikan (menuru...