Siang itu begitu terik. Panasnya matahari membakar kerongkongan hingga kering. Kulit terbakar dan mata memerah. Keringat yang beberapa saat lalu mengucur deras, kini mulai kering. Seperti sungai yang habis airnya karena kemarau. Pria itu, berjam-jam berdiri di bawah terik matahari. Bukannya dia sengaja ingin bersengsara berjemur matahari. Namun, keadaan tidak mampu membuatnya beranjak menuju tempat yang teduh. Bersembunyi di bawah rindang dedaunan pohon yang besar. Berlindung dari panasnya matahari. Pria itu terikat di sebuah batang kayu yang besar. Tangan dan kakinya diikat di batang kayu itu. Dijemur di bawah terik matahari. Dipasung oleh masyarakat, di sebuah desa yang bernama desa Sijunjung, Padang. Pemberontak. Sebuah tuduhan yang ditujukan kepada pria tersebut oleh kepala desa Sijunjung. Di kala itu, adalah masa pasca kemerdekaan Republik tercinta, Indonesia. Di masa pemberontakan terhadap negara oleh beberapa kaum yang haus kekuasaan dan mengedepankan egonya. Pria...
Bagaimana jika alasan manusia diturunkan ke bumi adalah untuk saling berbagi cerita? Dari satu cerita kita bisa merenung dan berpikir. Sebuah cerita dapat mengantarkan kebijaksanaan dan pencerahan dalam hidup ketika dibawakan dengan gurih dan renyah, seperti keripik keju krispi.